User Rating: 5 / 5

Star activeStar activeStar activeStar activeStar active
 

ndolalak massalPURWOREJO- Pagelaran seni tari Dolalak massal ‘Menggugah Greget Nasionalisme’ 250 penari memukau penonton yang hadir pada apel Menyongsong Satu Tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 di alun-alun Purworejo, Sabtu (21/5). Sejak awal hingga akhir pertunjukan para penari dengan penuh energik, atraktif, dengan gemulai dan rancak menarikan tari tradisional khas Purworejo. Penonton semakin terpukau, ketika para penari pria dan anak-anak melakukan gerakan trance (seperti kemasukan ruh).

Tari Dolalak yang digarap oleh koreografer Melania Sinaring Puteri, S.Sn. dari Sanggar Tari Prigel Purworejo semakin menarik setelah dikolaborasikan dengan 11 pantomimer. Di akhir pertunjukan, para pantomimir setelah sebelumnya membawa kotak suara, dari kotak utama dibentangkan kain berwarna-warni yang melambangkan perbedaan dalam kesatuan. Lengkap sudah pertunjukan Sabtu pagi itu sebagai sebuah tontonan yang tak hanya menghibur, tetapi juga mencerahkan.

 

Ketua KPU Kabupaten Purworejo Drs. Dulrokhim memilih tari Dolalak untuk dipilih dalam pagelaran itu karena Dolalak sudah menjadi kesenian khas Kabupaten Purworejo. Apalagi Dolalak sudah didaftarkan sebagai karya seni milik Purworejo ke Kementrian Hukum dan HAM.

Dulrokhim menjelaskan, bahwa tema pagelaran seni budaya tersebut adalah “Melalui Pagelaran SeniBudaya Membangun Pemilih Berdaulat Guna Menyukseskan Pemilu Serentak 2019”. Adapun tujuan pagelaran itu untuk mnyosialisasikan tanggal pemungutan suara Pemilu Tahun 2019 yakni 17 April 2019, mengenalkan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019, mengenalkan jingle Pemilu 2019 ‘Pemilih Beradulat Negara Indonesia Kuat’, dan maskot Pemilu 2019 ‘Sang Sura’.

“Kami juga akan melepas balon yang membawa lambang parpol ke langit, juga melepas 16 burung merpati sebagai lambang dimulainya berkiprahnya parpol untuk mengikuti Pemilu 2019,” ujarnya. (Dr, Foto: Hupmas)

Maskot
Header Spacer