User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive
 

sma 8PURWOREJO-Para siswa-siswi kelas XI Jurusan IPA SMA Negeri 8 Purworejo dibekali ilmu tentang kepemiluan dan demokrasi menjelang Pilgub Jateng 2018, di ruang Laboratorium IPA SMAN 8 Purworejo, Rabu, 7 November 2018. Mereka dibekali ilmu kepemiluan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Purworejo yang merangkap Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Drs. Dulrokhim.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 8 Purworejo Arif Rahmad, S.Pd., M.Pd. menyambut baik pendidikan pemilih kepada Pemilih Pemula tersebut. Harapannya para siswa mendapat ilmu yang bermanfaat, dan mereka dengan sadar datang ke TPS saat hari pemungutan suara tiba pada Rabu 27 Juni 2018.

Sementara itu dalam materinya Dulrokhim membekali para siswa antara lain tentang pengertian Pemilu, Pemilihan Gubernur, hak memilih bagi warga negara, persyaratan pemilih, proses penyusunan daftar pemilih, Pemilu yang berkualitas, para bakal calon yang mendaftar di KPU Provinsi Jawa Tengah, dan cara mencoblos yang benar.

Usai dibekali materi, para siswa pun dengan aktif mengajukan pertanyaan kepada para nara sumber, misalnya Tegar Setiawan yang menanyakan bagaimanakah bila pemilih menderita sakit saat coblosan, dan bagaimanakah memilih pemimpin yang berkualitas. Sedang Nova Setiadi menanyakan faktor utama penyebab menurunnya partisipasi pemilih. Sementara Voni Annisa menanyakan bagi pemilih yang berkebutuhan khusus bagaimana perlakuannya.

Atas pertanyaan tersebut, Dulrokhim menjawab, bila pemilih sakit maka bisa dibantu keluarganya. Untuk pemimpin yang berkualitas bisa dilihat melalui visi, misi, dan program-programnya dan latar belakangnya. Menurunnya partisipasi pemilih disebabkan berbagai faktor, salah satunya pemilih yang bekerja di luar kota, di luar pulau Jawa, bahkan di luar negeri yang tidak bisa pulang untuk mencoblos. Sedang untuk pemilih yang berkebutuhan khusus, KPU menerapkan asas aksessabilitas khusus bagi penyandang disabilitas maupun tunanetra. 

Menurut Dulrokhim, kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula ini untuk yang keenam kalinya setelah sebelumnya melakukan sosialisasi Pilgub Jateng 2018 di MAN Purworejo, SMK Maarif NU 1 Bener, dan di SMA Negeri 6 Purworejo, SMK Kartini Purworejo, dan di SMK PN dan PN2.

Dulrokhim menambahkan, KPU tidak sekadar melakukan sosialisasi Pilgub, namun juga memberikan pendidikan pemilih. Hal itu dilakukan agar para pemula tak hanya mendapatkan informasi tentang Pilgub Jateng 2018, namun juga mendapatkan ilmu pengetahuan, pemahaman yang mendalam, dan kesadaran tentang Pemilu.

“Kami berharap para pemilih pemula ini dengan kesadaran diri rami-ramai datang ke TPS. Jadi bukan karena iming-iming janji apalagi karena money politics. Saya ingin para pemilih pemula itu mendapat pencerahan. Mereka tidak hanya datang ke TPS sekadar mencoblos saja, tetapi bagaimana mereka memilih dengan hati dan pikiran yang jernih, dan dengan kesadaran tinggi memilih untuk masa depan bangsa,” imbuh Dulrokhim.(Dr, Foto: Hupmas)

Maskot
Header Spacer