pelantikan PPKPurworejo-KPU Kabupaten Purworejo melantik 80 (delapan puluh) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Purworejo, Rabu (1/11) di Gedung Wanita Purworejo. Usai pelantikan, ke-80 PPK dari 16 kecamatan langsung mendapat pembekalan dari Komisioner KPU dengan materi tugas, wewenang, dan kewajiban PPK, serta Mekanisme dan Tata Cara Pembentukan PPS.

Ketua KPU Purworejo Dulrokhim dalam sambutannya mengatakan, tugas PPK sudah di depan mata. Dalam waktu dekat ini, PPK harus melakukan seleksi administrsi dan wawancara petugas PPS (Panitia Pemungutan Suara) di tingkat desa. Selain itu juga bertugas untuk mengusulkan nama-nama Sekretariat PPK.

“Saya berpesan agar selama bertugas melaksanakan tahapan Pilgub Jateng 2018, anggota PPK berpedoman pada peraturan dan perundangan yang ada. Sebagai penyelenggara Pemilu,  PPK harus memegang teguh prinsip mandiri, jujur, adil, kepentingan umum, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif dan efisien,” ujarnya.

Dia berharap, agar PPK terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai PPK. Pahami kode etik sebagai penyelenggara Pemilu, bersikap netral dan hindari konflik kepentingan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra pelaksana Pemilu yang pada gilirannya dapat mengurangi kualitas hasil pemilu.

Sementara itu menanggapi Rekomendasi Panwaslu berkaitan dua orang yang diduga telah menjabat sebagai PPK dua periode, Dulrokhim menjelaskan, KPU telah menindaklanjuti temuan Panwaslu.

“Setelah kami meneliti dan mencermati, dua orang calon PPK dari Kecamatan Bayan dan Purwodadi memang telah menjabat dua kali periode. Saat diklarifikasi, salah satu calon PPK dari Bayan mengakui memang telah menjabat dua periode. Sedang satu calon PPK dari Kecamatan Purwodadi tidak hadir dalam seleksi wawancara. Keduanya dinyatakan gugur,” jelas Dulrokhim.

KPU juga menemukan, salah satu calon PPK dari Bayan juga terbukti telah menjabat dua periode. Saat diklarifikasi, yang bersangkutan mengakui, sehingga tidak diloloskan.

“Akhirnya ada tiga calon PPK yang sudah dua periode tidak kami loloskan,” imbuh Dulrokhim. (dr, Foto: Hupmas).

Maskot